Showing posts with label id.Bursa dan Edukasi. Show all posts
Showing posts with label id.Bursa dan Edukasi. Show all posts

Sunday, 29 May 2011

MUSUH atau TEMAN


Di dalam investasi saham anda sebaiknya mencari banyak MUSUH ketimbang mencari TEMAN.. Musuh dalam artian positif akan memberikan anda alternatif pilihan porto folio ketimbang teman..


Kita ambil contoh misalkan anda membeli saham X di harga 5000 kemudian saham tersebut turun drastis, dan begitu anda tanya ke teman2 anda ternyata mereka punya semua.. Hahaha anda akan tertawa bareng bukan, waduh kita ditipu nih, yg kemudian akan kita julukin SAHAM SEJUTA UMAT bukan, dan jika kemampuan teman anda ternyata hebat disaham, semakin menambah celaka anda, karena akan bergantung padanya untuk aksi yg dilakukan, jika dia tidak jual anda tidak jual, karena terkadang kita berasumsi, wah rugi bareng nih, dan malah gedean dia nih ruginya.. Ini jelas persepsi yg salah bukan..

Dan jika ternyata sahamnya naik tinggi dan anda tanya teman2 anda ternyata pada punya, itu akan membuat anda terkadang membandingkan dia memiliki seberapa besar dan jika besaran dia terkadang kita melakukan average BUY secara diam2 pula lagi terkadang.. TAPI jika anda memiliki MUSUH..


Seandainya saham itu turun, anda yg akan berpikir, wah saya salah beli merk
nih, dan anda mulai mempertimbangkan exit point bagi saham anda dan switching ke
saham2 yg menarik menurut opini anda dari musuh2 anda bukan beserta pendapat
masing2 dari yg anda tanyakan.. Nah jelas pada saat ini anda TEMAN bukan.. ingat
rule dari opini ini anda yg harus memegang kendali akan exit point bagi saham
anda..

Jadi carilah MUSUH sebanyak-banyaknya, bukan TEMAN..

125 Kata2 BIJAK, Warren Buffet



Buku ini layak dibaca oleh teman2 dan kalangan bisnis yg ingin serius mendalami dunia pasar modal.. Kesalahan2 dan Opini2 emas yg layak anda jadikan pedoman untuk semakin menguatkan posisi anda di pasar modal..

Segala sesuatu yg berhubungan dengan investasi selalu membutuhkan keyakinan dan pengetahuan yg benar, yg akan menjadikan anda semakin kaya dan kaya lagi.. Saya sudah membaca buku ini berulang2 dan tidak bosan untuk menyakinkan saya supaya tidak lupa..

Untuk portal saham dan rekomendasi anda bisa mampir ke Kafe Investor

sumber : Toko Buku Gramedia

Wednesday, 20 April 2011

Trading Rule for Investment on Stock


Rules #01 : Buy Low Sell HIGH

Rules #02 : SERAKAH.. Bakal Membawa PETAKA

Rules #03 : Juallah di Harga TERBAIK bukan di Harga tertinggi

Rules #04 : BUY HIGH SELL HIGHER

Rules #05 : Cut Loss bukanlah Hal yg TABU

Rules #06 : Jual selalu benar




Rules #06 : Jual selalu benar




Rules #05 : Cut Loss bukanlah Hal yg TABU





Rules #04 : BUY HIGH SELL HIGHER


Teori bermain saham yg benar seharusnya adalah BUY LOW SELL HIGH, berarti beli pada saat market turun dan jual setelah market telah mencapai puncaknya dan mulai bergerak berbalik arah.. Tetapi terkadang beli lebih tinggi pun bukan berarti harus cut loss.. Apalagi market saat ini hanya ada satu posisi, saat ini kita sudah tidak bisa short sell ( penjualan yg dilakukan tanpa memiliki saham tersebut )dulu baru buy back, berarti sebelum anda bisa menjual berarti anda harus punya saham terlebih dulu..

Kapan waktunya kita beli..

Ada beberapa indikator yg bisa anda pakai seperti :

1. Saham ini sedang ada rumor bagus dan cara belinya agresif sekali, karena saham terkadang naik bisa sampai 3 hari..
2. Saham ini sedang dalam pola kontinutas naik keatas..
3. Terkadang saham ini sedang dalam break double/tripple top ataupun dalam kondisi break symetric triangle nya..




Rules #03 : Juallah di Harga TERBAIK bukan di Harga tertinggi

Pada intinya memang semua orang ingin profit yg maksimal, tapi harga tertinggi terkadang merusak konsistensi kita akan posisi take profit, seringkali mengakibatkan kita selalu mencari harga2 tertinggi atas semua saham yg kita miliki, yg terjadi seringkali membuat kita malah menjadi supermarket saham, beda dengan harga terbaik, yg dimaksud dengan harga terbaik adalah harga yg mendekati harga tertinggi dengan volume yg paling besar, jadi belum tentu harga tertinggi = harga terbaik, tapi dengan kita telah menentukan harga terbaik setiap saat, kita sebenarnya melatih konsistensi kita di dalam melakukan take profit.. Misalkan anda memiliki modal CPIN di 1610, dan saham ini sempat menyentuh level 1820 sebanyak 3x, nah disaat anda sudah menentukan untuk mulai merealisasikan keuntungan anda, anda pasti akan mencoba mencari harga tertinggi dulu, setelah ketemu maka pada hari itu anda akan memasang di level tersebut ataupun 1-2 point di bawah, tetapi jika tidak laku, besok harinya anda akan mulai mencari harga yg terbesar dan tinggi, tetapi anda akan mulai konsisten, jika tidak kena juga mungkin besok pun anda mulai mencari harga yg mungkin lagi ataupun anda jual di harga berapapun.. Nah bedakan jika anda menjual di harga tertinggi, yang ada nanti profit tak diraih, modal = posisi jual yg mungkin terjadi..




Rules #02 : SERAKAH.. Bakal Membawa PETAKA


Inilah salah satu sifat manusia yg mengakibatkan investor kita setelah kalah tidak dapat bangkit kembali dan malah akhirnya meninggalkan pasar modal karena dianggap SPEKULASI.. Pada dasarnya PASAR MODAL itu sama seperti BISNIS, kita memerlukan MODAL, STRATEGI dan PSIKIS.. Modal, karena main saham jelas butuh uang.. Strategi, karena begitu banyak saham yg beredar, jika saham yg anda pilih tidak naik itu berarti strategi anda salah, termasuk harga beli dan jual yg perlu kita tentukan.. Psikis/kejiwaan, nah pada saat market naik dan anda merasa cukup itu adalah waktu yg tepat untuk memikirkan harga berapa kita musti keluar dan apakah perlu kita hold 1-2 hari lagi, tapi setelah anda tentukan maka anda harus berkomitmen, karena begitu kita mulai serakah maka kita telah memupuk mental yg salah buat kita.. Ingat harga tertinggi sulit dicari tapi harga terbaik pada saat kita jual itu bisa kita cari (Rules#03).. Investor pada dasarnya selalu sayang pada saat menjual profit sahamnya, tapi terkadang lebih berani menjual sahamnya begitu market turun..
Sebagai pembelajaran bagi kita adalah saham TMPI dan BUMI.. apakah kedua saham ini KEJAM.. Tidak yg salah adalah anda yg membeli di harga TINGGI, dan anda yg tidak mau merealisasikan keuntungan disaat bisa.. Kedua saham ini sudah berbaik hati dengan naik selama berhari-hari, bagaimana mungkin anda beli bisa rugi, tetapi bagi yg beli terakhir : kemana saja anda selama ini, saham sudah begini tinggi baru anda beli.. Saham naik / turun adalah wajar, tapi saham yg tidak ada bid-offernya nah itu baru kurang ajar..




Rules #01 : Buy Low Sell HIGH